Kamu di mana?

“Lo kenapa sih Ka? Kok kayaknya seneng banget?” Tanya salah seorang temannya Paka.

“He he, ini lho enak sedunia!” Paka mengacungkan sebungkus makanan ringan berwarna hijau ke arah temannya tadi.

“Apaan sih itu? Kacang atom?” Tanyanya lagi.

“Ini cobain deh, enak banget! Tau kacang Mayasi nggak? Kalah lah itu pokoknya he he.” Jawab Paka dengan begitu riang sembari terus memasukkan butir – butir kacang itu ke dalam mulutnya. Mengikuti persis ucapan seseorang padanya di waktu lalu.

Lantaran penasaran temannya pun ikut mencoba makanan itu. Sebutir dua butir ia kunyah. Lalu dahinya mengernyit heran.

“Enak kan! He he.” Kali ini giliran Paka yang bertanya pada temannya itu.

“Enak sih, tapi biasa aja kali. Lo ke sambet apaan deh, abis cuti kok kayaknya seneng banget?”

“Ha ha ha gue ketemu sama Rosta ini!” Lagi – lagi Paka mengacungkan sebungkus makanan ringan itu sambil menyebutkan merknya dan cengengesan.

“Udah gila emang ya lo! Ha ha.” Temannya pun geleng – geleng kepala lantaran melihat kelakuan Paka.


Pertanyaan sederhana tentang Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Seringkali berjawabkan hal panjang nan rumit yang membingungkan. Bahkan kadang tak ada jawab pastinya sekalipun.

Dan adapula hal sederhana yang lebih konyol.

Seseorang yang bertanya, hendak mencari jawabannya ke mana – mana, padahal ternyata seluruh jawabnya sudah ada di depan matanya. Selama ini, sedari dulu.

Entah bagaimana mulanya.

Hingga ketika ia telah menyadarinya, pikirannya malah tak lagi mempersoalkan segala tanya dan pasang jawabnya. Dirinya kini justru sibuk bertanya, sejak kapan ia telah ada di sana? Sedari kapan?


Bagaimana bisa?

Dari sekian banyak kemungkinan, irisan itu justru hadir terang – terangan di depan kedua matanya.

Paka pernah bertanya kepada Nira.

“Kamu di mana?” Tanya Paka

“Pssst… Aku di sini.” Jawab Nira dengan nada lirih, seolah dirinya sedang tak ingin ketahuan.

“Lagi ngapain kamu di sana?”

“Aku lagi ngumpet tau.”

“Ngumpet? Kenapa coba?”

“Biar kamu rindu.”

Paka tertawa, ia selalu saja bisa tertawa dengan segala tingkah lakunya Nira.

4c2ed5f65e9e7b46640cc5c5f21e759e--hayao-miyazaki-animation

Setiap kata – kata darinya selalu menjadi canda yang begitu mencandu. Dan setiap tingkah – laku darinya selalu saja mengundang gelak tawa di sana. Bersamanya selalu saja menyenangkan.

Ia sebenarnya tahu hal lucu apa yang sedang dilakukan Nira, tetapi membiarkan Nira untuk tetap menjelaskannya sendiri–rasanya begitu menggemaskan.

Melihat ekspresi seriusnya yang kemudian berhambur menjadi tawa geli—rasanya begitu menghangatkan hati. Bagaimana bisa kamu begitu lucu?


Aku tahu itu kamu, meski jarak di antara kita masih sangatlah jauh. Ya, walaupun realitanya memang kita terbiasa jauh dan tak pernah sekalipun benar – benar dekat.

Aku pun tahu itu kamu, meski belum sampai waktumu memperkenalkan diri padaku.

Lagipula, bagiku akan selalu mudah rasanya untuk mengenalimu, karena kamu bukanlah orang yang sekali dua kali hadir dalam hidupku. Karena kamu tak lain adalah seseorang yang dengan baiknya  selalu menemaniku selama ini, di tengah hidupku yang berkali – kali kamu bilang sepi itu.

Dan pada akhirnya aku tahu, bahwa nyatanya aku yang justru sedang berpura – pura tak tahu. Berpura – pura tak tahu kamu ada di mana. Agar kamu yang di sana tahu, aku sedang merindumu.

“Kamu di mana?”


Sumber foto: Google.com

38 pemikiran pada “Kamu di mana?

    1. Waduh beraat merindu mba Ikhaa yaa,

      Pasti dia yang kesana adalah seorang anak yang tangkas dan juga pemberani ya mbaak. Yah, bila nanti kembali dari langit semoga hidup kan jadi lebih baik 🙂
      .
      .
      (asyik puitis abis ya kan, padahal lagu dragonball 😣😛)

      Disukai oleh 1 orang

      1. Mas yang mana kaaaakk yang manaaa😂😂
        Ah mungkin pepatah jaman now bisa ditambahkan “selain hidup tak seindah ftv, juga tak seindah cerita novel dan cerpen cerpen romance :”

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s